Tampilkan postingan dengan label Korban Gempa-Tsunami di Sulawesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korban Gempa-Tsunami di Sulawesi. Tampilkan semua postingan

Balita Korban Gempa Palu yang Digendong Mensos Sudah Berkumpul dengan Keluarga


Terkini1235 - Balita korban gempa dan tsunami Donggala dan Palu yang ditemukan di parit dan sempat digendong Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, akhirnya berkumpul kembali dengan orangtuanya.

Sebagaimana dikutip dari media sosial Instagram Mensos Agus Gumiwang yang dipantau di Jakarta, Minggu, dalam statusnya Agus menulis balita korban gempa dan tsunami tersebut sudah berkumpul lagi dengan keluarganya.

Teman-teman sekalian Alhamdulillah dan Puji Tuhan, bayi lucu ini sudah bisa berkumpul kembali dengan keluarganya, orangtuanya sudah ditemukan dan hidup. Terima kasih untuk doa tulus yang tiada henti dari teman-teman semua," tulis Mensos di akun instagram @agusgumiwangk. Demikian dilansir dari Antara.

Sebelumnya saat meninjau lokasi bencana gempa dan stunami di Palu, Sulawesi Tengah pada Sabtu 29 September 2018, Mensos tampak menggendong balita laki-laki saat berada di Mapolda Sulteng.

Balita tersebut ditemukan di dalam parit dalam kondisi luka-luka pada kaki dan wajah.

"Kedua orangtuanya belum ditemukan," ujar Menteri sambil mendekap balita tersebut di dadanya.

Golongan Rentan
Anak itu tampak memejamkan mata sambil mengalungkan tangannya di leher dan pundak sang Menteri.

Menurut Agus, anak-anak adalah satu dari empat kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan sesaat setelah terjadinya bencana. Tiga lainnya adalah perempuan hamil, penyandang disabilitas, dan lansia.

sumber(liputan6)

Share:

Paus Fransiskus Pimpin Doa Bersama untuk Korban Gempa-Tsunami di Sulawesi


Terkini1235 - Paus Fransiskus, pada hari Minggu 30 September 2018, memimpin doa bersama bagi warga Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang dilanda gempa dan tsunami.

Setelah acara pemberkatan di Vatikan, Paus mengatakan, "Saya merasa dekat dengan populasi Pulau Sulawesi yang dihantam oleh tsunami kuat."

Paus kemudian menyampaikan doa bagi korban meninggal --yang menurutnya "sangat banyak", korban luka-luka, dan mereka yang kehilangan rumah dan pekerjaan, demikian seperti dikutip dari VOA Indonesia, Senin (1/10/2018).

"Semoga Tuhan melipur lara mereka dan mendukung upaya mereka yang datang membawa bantuan," tambahnya.

Sedikitnya 832 orang meninggal dan 540 lainnya luka-luka akibat gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, hari Jumat lalu.

Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena belum banyak data yang masuk dari Donggala, Sigi dan Parigi Moutong yang masih sulit dihubungi karena terputusnya aliran listrik dan jalur komunikasi.
Share: